(current)


× Avatar

Share in

Diposting oleh : Dinkes Kab. Sumedang
Jumat, 29 Mei 2020 – 10:24:07 WIB

Dibaca: 83 kali

Penyakit DBD

Penyakit DBD sebagai salah satu dari Penyakit Menular, masih menjadi masalah kesehatan di kabupaten
Sumedang. Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya angka kejadian karena DBD, bahkan pada
tahun ini terjadi peningkatan kematian karena DBD. 
Dari pencatatan dan pelaporan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, kasus DBD dari bulan Januari
sampai April sudah tercatat  254 kasus dengan 2 kasus kematian
Angka kejadian tertinggi terjadi pada bulan Maret yaitu 114 kasus, sedangkan 2 kasus kematian terjadi
pada bulan Februari. 
Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Sumedang Selatan, Tanjungsari dan Jatinangor.
Yang terpenting adalah bagaimana kita harus bisa melakukan tindakan preventif / pencegahan untuk
penyakit DBD ini. 
PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ) adalah kunci utama dalam tindakan preventif ini, ditambah
dengan kebersihan lingkungan yang bebas jentik sehingga nyamuk tidak berkembang biak.
Dan tentu saja, apabila sudah terjangkit,maka  tindakan penanggulangan yang cepat dan tepat harus
dilakukan.

Dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan penyakit DBD ini, Dinas Kesehatan
Kabupaten Sumedang, khususnya Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit berupaya maksimal
untuk menurunkan angka kematian dan kejadian karena DBD ini.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, 
dr Reny K. Anton beserta tim efektifnya, sedang membuat Aksi Perubahan untuk Peningkatan Kinerja
Organisasi dengan Sistem Informasi Terpadu Surveilance dan DBD ( SITUS DBD )yaitu berupa tools  form
pencatatan dan pelaporan. 
Dengan  memanfaatkan  kemajuan teknologi 4.0, yaitu berupa aplikasi sederhana dari GOOGLE form 
yang dapat dengan mudah dan cepat  diakses oleh para petugas Suveilance dan petugas DBD Puskesmas
dan RSU dengan meggunakan android.
Tujuan  dari  aksi perubahan  “ SITUS DBD ‘ ini adalah agar petugas dapat dengan mudah dan cepat
melaporkan kasus DBD yang ditemukan, sehingga pencegahan penyebaran, pengendalian penyakit serta
penanggulangan penyakit dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Pelaporan ini memadukan koordinasi dari program terkait lainnya, seperti promosi kesehatan untuk
penyuluhan dan kesehatan lingkungan yang sangat berperan. 
Selain itu juga paduan dengan lintas sector, misalnya pada saat PSN harus dilakukan sebelum tindakan
fogging. Di sini bisa terlihat peran dari penguasa wilayah mulai RT/RW/Lurah/ Kades sampai Camat
bagaimana berperan mengerahkan masyarakat untuk ikut PSN.
Tujuan jangka panjang dari Aksi Perubahan SITUS DBD ini adalah menurunkan angka kejadian dan angka
kematian karena DBD, sehingga  tercapailah masyarakat sehat… dan SUMEDANG SIMPATI. 
Mari kita dukung bersama agar aksi perubahan SITUS DBD ini dapat dilakukan oleh petugas kesehatan
dengan peran serta dari  masyarakat…
MARI KITA WUJUDKAN  SUMEDANG BEBAS DBD….

Berita Terbaru
  • Bagaimana kualitas informasi pada website ini?

    Sangat Baik

    Baik

    Cukup

    Kurang

    Kurang Sekali